Sabtu, 25 Desember 2010

Kelemahan Birokrasi Di Indonesia

Keadaan Birokrasi yang ada di Indonesia masih sangat memprihatinkan sekali. contohnya saja dalam melaksanakan peraturan peraturan yang sah secara sosial masih belum bisa terlaksana dengan baik dan pemerintah hanya untuk formalitas saja atau dengan kata lain sistem administrasi di lembaga pemerintah belum berjalan secara maksimal.
Salah satu contoh kelemahan birokrasi adalah dalam pelaksanaan aturan yang tampak pada penerapan standar nasional Indonesia pada sektor industri yang di nilai mandul dan hal ini di karenakan membuat standarisasi yang mengatur standar ketebalam minimal padahal distorsasi pasar dalam negri terus terjadi akibat tidak adanya penanganan impor produk yang ilegal serta meluasnya produk yang tidak berstandar Nasional dan jika hal ini terus terjadi maka standar Indonesia yang telah di buat otomatis tidak ada gunanya lagi karena sering terjadinya distorsi pasar yang tidak dapat di tekan.Seharusnya jika Pemerintah membuat regulasi harus konsisten dan harus tetap mempertahankan apa yang telah di buat dan di laksanakan dengan baik.
Ini sebagai salah satu bukti bahwa sistem administrasi yang ada di lembaga pemerintah tidak berjalan dengan baik karena pemerintah hanya membuat peraturannya saja dan di laksanakan dengan baik. Permasalahan ini mencerminkan kelambanan dan ketidakteraturan birokrasi di Indonesia. Dalam upaya memperbaiki iklim investasi, birokrasi berada pada puncak permasalahan yang harus segera diselesaikan . Pada birokrasi inilah terletak kunci yang menentukan apakah kebijakan yang disusun dapat diimplementasikan dengan baik atau tidak.Perbaikan birokrasi ini juga harus dapat menciptakan lapangan kerja bagi rakyat
Perbaikan sistem birokrasi ini juga harus bisa sebagai jalan untuk menciptakan lapangan kerja bagi rakyat yang masih menggangur di setiap sudut kota dan pembenahan ini harus tercermin pada kebijakan energi,pajak atau dalam sektor lain.
Sumber permasalahan yang ada di sistem administrasi ini adalah terutama masalah kewenangan dan koordinasi dalam setiap masing masing bagian.Jika satu sama lain dalam melaksanakan pekerjaannya tidak saling berorganisasi maka yang terjadi hanyalah ketimpangan dan mis koordinasi antar pegawai.
Birokrasi yang ada di dalam pemerintahan harus benar benar di perbaiki tidak hanya faktor dari luar tetapi juga dari faktor eksternal.Harus sama sama mempunyai benteng dan kekauatan serta visi dan misi agar peraturan yang di buat bisa berjalan dengan lancar dan di laksanakan dengan baik.

1 komentar: